suburaID » Tempat Tidur Isolasi COVID-19 Penuh, Menkes Imbau Libur Panjang Kurangi Mobilitas
Menu


Tempat Tidur Isolasi COVID-19 Penuh, Menkes Imbau Libur Panjang Kurangi Mobilitas
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (29/12). Foto: Muchlis Jr - BPMI Setpres

Menkes Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan, Selasa (29/12). Foto: Muchlis Jr – BPMI Setpres

TERUS terang baru kali ini saya menyimak paparan Menteri Kesehatan Pak Budi Gunadi Sadikin selama 25 menit penuh dari awal sampai akhir. Paparan ini disampaikan kemarin di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Ini karena di time-line media sosial Facebook kemarin beberapa kali lewat status pujian netizen kepada Pak Budi. Mereka memuji bagaimana Menkes memberikan keterangan pers dengan jelas, terstruktur, dan sistematis. Menkes juga terlihat berbicara cukup hati-hati dan terukur, meski tanpa terlihat senyum di bibirnya yang tertutup masker.

Saat di atas podium, Menkes terus berbicara sampai akhir tanpa melepas masker hitam yang menutupi mulutnya. Ini seolah memberikan pesan bahwa Pak Menkes memandang sangat serius terhadap upaya pencegahan penyebaran COVID-19 yang semakin hari semakin memprihatinkan penyebarannya.

Dengan tetap memakai masker, publik diharapkan akan menjadikannya sebagai contoh agar diikuti semua pihak tanpa terkecuali. Saya masih menyaksikan pejabat negara yang melepas masker dan berbicara di atas podium yang disaksikan banyak orang. Begitu juga dengan sebagian masyarakat atau teman-teman kita sendiri ketika mengobrol langsung membuka maskernya.

Padahal, justru penggunaan masker untuk menahan semprotan halus air ludah atau droplets keluar dan menyebar pada lawan bicara atau sebaliknya melindungi dari semprotan droplets dari luar. Foto bersama secara berkerumun berjajar tanpa jarak pun kadang disertai dengan membuka masker agar wajah terlihat, tapi sangat berisiko.

Kenaikan Kasus Pasca Libur Panjang. Sumber: keterangan Pers Kemenkes RI

Kenaikan Kasus Pasca Libur Panjang. Sumber: keterangan Pers Kemenkes RI

Sementara itu, menurut data yang dipublikasikan Kementerian Kesehatan RI, sampai saat ini keterisian Tempat Tidur atau TT Isolasi COVID-19 di beberapa provinsi besar memiliki tren meningkat atau telah melampaui batas aman 70%. Tren peningkatan ini justru terjadi akibat mobilitas tinggi pasca libur panjang, sekira 3-14 hari setelah libur panjang.

Baca juga:  Penguatan Jabatan Fungsional, Scientific of Misconduct, dan Anjani

Berdasarkan data Kemenkes tersebut, PSBB I dan PSBB II mampu menurunkan mobilitas dan diikuti penurunan jumlah pasien. Sedangkan PSBB Transisi I dan PSBB Transisi II mampu menurunkan mobilitas, tetapi tidak mampu menurunkan jumlah pasien.

Data keterisian TT Isolasi Covid-19 di beberapa provinsi. Foto: Tangkapan layar Ket. Pers Kemenkes RI

Data keterisian TT Isolasi Covid-19 di beberapa provinsi. Foto: Tangkapan layar Ket. Pers Kemenkes RI

Melihat data tersebut, Pak Budi Sadikin mengimbau masyarakat agar pada libur panjang akhir tahun ini menahan diri dan mengurangi mobilitas dan berkerumun. Imbauan ini sudah ditekankan berkali-kali oleh berbagai pihak, tetapi apa daya masih banyak masyarakat yang tampak abai dan tidak mempedulikan dengan tetap berkerumun dan tanpa masker.

Saya imbau ke teman-teman yang sekarang sedang liburan atau keluarga yang berlibur, melihat data ini alangkah baiknya bila setelah kita pulang nanti, atau selama mempersiapkan untuk masuk kerja nanti kita lebih banyak melakukan pekerjaan di rumah, kita mengurangi mobilitas kita bergerak selama 5-10 hari. Dengan demikian itu bisa membantu mengurangi lonjakan inveksi COVID-19 sesudah liburan panjang,” imbau Pak Budi.

Lesgo gaess… tak ada salahnya mengikuti imbauan ini demi kebaikan kita bersama. Semoga Allah senantiasa memberikan sehat walafiat dan melindungi kita semua terhindar dari bahaya virus Corona dan dampak negatifnya. Aamiin.(*)


Baca juga:

Senin, 12 November 2018 : 09:49 Wita
Tsundoku: Membiarkan Bahan Bacaan Menumpuk
Tsundoku: Membiarkan Bahan Bacaan Menumpuk
Minggu, 13 September 2020 : 12:38 Wita
Dapat Kiriman Pulsa Nyasar, Dikira dari Mendikbud
Dapat Kiriman Pulsa Nyasar, Dikira dari Mendikbud
Selasa, 1 Januari 2019 : 13:44 Wita
Mengubah Mindset di Zaman Kiwari
Mengubah Mindset di Zaman Kiwari
Rabu, 24 Mei 2017 : 23:17 Wita
(Sulitnya) Belajar Bahasa Indonesia
(Sulitnya) Belajar Bahasa Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *