Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana kembali ke Istana usai sehari semalam kemah di Titik Nol IKN, Selasa (15/3). Foto: Setkab Presiden
USAI bermalam di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana kembali menuju Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Selasa (15/3).
Tampak Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Imam Sugianto, dan Danlanud Dhomber Kolonel Pnb. Sidik Setiyono melepas keberangkatan Presiden.
Saya sendiri mengikuti perkembangan kemah Presiden Jokowi di IKN. Mulai dari persiapan pembangunan basecamp yang dipublikasikan seorang rekan, sampai dengan pelaksanaan kemah semalam.
Saya melihat, selaku tuan rumah, Gubernur Kaltim Isran Noor terus menyambut dan menemani Presiden hingga melepas keberangkatan Presiden kembali ke Istana Negara.

Apa pesan dari kunjungan Presiden dan kemah sehari semalam di IKN?
Menurut saya, Presiden ingin menunjukkan bahwa usaha membangun IKN ini sangat serius dan tidak main-main. Presiden juga ingin seluruh masyarakat terlibat dan berkolaborasi dalam mewujudkan IKN.
Ada banyak alasan mengapa IKN perlu berdiri tegak di Kalimantan Timur. Jika membahas kembali, orang bisa berdebat panjang lebar dan tidak akan pernah selesai.
IKN sudah dipikirkan masak-masak, dipertimbangkan, dan diputuskan melalui Undang-undang. Maka, sudah seharusnya seluruh rakyat mendukung dan menjaga agar tidak rusak.
Ini yang ditunjukkan dari pesan-pesan Presiden ketika memberikan sambutan kemarin. Keseriusan Beliau tampak terlihat jelas dari raut mukanya. Beliau juga sering menghela nafas, seolah tantangan ke depan pembangunan IKN akan sangat berat.
Hari ini, Presiden diantar Gubernur Kaltim di Bandara Sepinggan. Ketika Gubernur, Pangdam, dan Kapolda memberikan hormat kepada Presiden ketika naik pesawat kepresidenan, saya kok jadi ikut merasa terharu ya?
Saya ikut mendoakan, semoga dalam perjalanan Allah paring selamat sampai tujuan, Bapak Presiden. Semoga Allah selalu melindungi, paring aman selamat lancar sukses dan berkah. Aamiin.