Ini Jadwal Kuliah, Aturan Kuliah, dan Flipped Learning Semester Ganjil 2020/2021 | suburaID
Menu


Ini Jadwal Kuliah, Aturan Kuliah, dan Flipped Learning Semester Ganjil 2020/2021
Kalender Akademik Ganjil 2020/2021. Properti: Universitas Mulia

Kalender Akademik Ganjil 2020/2021. Properti: Universitas Mulia

SENIN (21/9) adalah awal dimulainya Semester Ganjil 2020/2021 berdasarkan Kalender Akademik. Untuk Anda, mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah dan kelas yang sama, silakan langsung meluncur di Jadwal Kuliah ini. Klik gambar Jadwal Kuliah untuk melihat lebih detil Kode Classroom.

Untuk masuk Classroom hanya khusus menggunakan akun @students.universitasmulia.ac.id, tidak dengan akun yang lain.

Jadwal kuliah, klik http://bit.ly/jadwalpakSUBUR

Jadwal kuliah, klik http://bit.ly/jadwalpakSUBUR

Buka Jadwal klik pada Gambar atau link ini: http://bit.ly/jadwalpakSUBUR

ATURAN KULIAH

Perhatian: Aturan kuliah ini hanya berlaku untuk kelas SAYA saja. Beda dosen-dosen yang lain. Kalau dosen lain menggunakan aturan ini, ya monggo dipersilakan… matur tengkyu.

Yang perlu mahasiswa perhatikan untuk kuliah daring.

  1. Pastikan lebih dulu kelas yang Anda ambil kode Classroom-nya adalah mata kuliah dan kelas yang sama dengan KRS Anda. Teliti sekali lagi, jangan sampai keliru masuk kelas.
  2. Setelah masuk Classroom, sebagaimana etika masuk ruang kelas, Anda harus stand-by menunggu dosen masuk membuka perkuliahan. Jangan berdiskusi sendiri atau rame-rame di Classroom.
  3. Sebelum kuliah dibuka, Insyaallah akan akan ada pengingat (REMINDER) 30 menit sebelum tatap muka lewat Google Meet dibuka. Diharapkan dengan REMINDER ini Anda mempersiapkan diri mengikuti kuliah daring dengan tenang dan nyaaman, tidak terlambat, dan tidak mengganggu suasana kuliah daring. Pastikan sebelumnya Internet dalam kondisi baik dan saat masuk Meet VOICE dalam keadaan MUTE (diam).
  4. Persiapkan selalu diri Anda untuk mengikuti kuliah daring dengan cara mencek peralatan komputer, jaringan Internet, dan kuota Internet masih cukup.

Yang perlu mahasiswa perhatikan untuk kuliah tatap muka di kelas.

  1. Datang lebih awal di kelas dan menempati kursi yang telah disediakan. Jangan terlambat. Jika terlambat datang, maka disarankan tidak masuk ruang kelas. Silakan beralih masuk kelas DARING.
  2. Selalu kenakan masker dan pelindung wajah (Face-Shield). Maaf. Bagi yang tidak mengenakan masker dan pelindung wajah akan diminta keluar ruangan.
  3. Perhatikan, dalam 1 ruang maksimal hanya 16 kursi yang tersedia. TIDAK diperkenankan membawa masuk kursi dari luar. Untuk itu, bagi yang tidak mendapatkan kursi dipersilakan mengikuti kelas DARING Google Meet. Ingat: jangan berkerumun.
  4. Jika Anda merasa sakit demam, flu, tidak enak badan, atau memiliki rasa kuatir dan kecemasan yang tinggi hingga jantung berdebar-debar, maka Anda HARUS TIDAK HADIR di kelas. Silakan ikuti kelas DARING.
  5. Kelas akan tetap berjalan meskipun tidak ada yang hadir kecuali dosen yang bersangkutan.
  6. Durasi tatap muka atau daring (synchronous) di kelas kurang dari 50 menit.
  7. Tatap muka di kelas (Synchronous) hanya berisi diskusi membahas materi yang sudah Anda pelajari dari materi kuliah tutorial video (Asynchronous). Cara ini disebut Flipped Learning, yaitu bentuk pembelajaran Blended Learning yang dilakukan baik melalui interaksi tatap muka langsung dan/atau daring/virtual/online.
Baca juga:  Diterima di Teknik Nuklir UGM, Om!

 

FLIPPED LEARNING

Flipped Learning atau Pembelajaran Terbalik adalah sebuah pendekatan pedagogis dalam pembelajaran di kelas. Dosen memberikan instruksi langsung kepada mahasiswa untuk mempelajari materi lebih dahulu. Materi ini disajikan baik secara singkron maupun asingkron.

Hasilnya, kelompok atau individu menjadi lebih dinamis dan interaktif. Ini karena dosen langsung membimbing mahasiswa saat mahasiswa berlatih menerapkan konsep yang sudah diberikan lebih dulu dan dipelajari mahasiswa secara asingkron. Setelah itu mahasiswa terlibat secara kreatif dalam diskusi materi kuliah pada pertemuan singkron.

Flipped Classroom dengan Flipped Learning tentu saja berbeda pendekatan. Jika Flipped Learning yang dibalik adalah metode belajarnya, maka Flipped Classroom adalah kelasnya. Boleh saja membalik kelas, tetapi tidak harus.

Menurut flippedlearning.org, Flipped Learning harus memperhatikan 4 pilar ini jika ingin berjalan sukses.

1. Lingkungan yang Fleksibel (Flexible Environment).

Menerapkan Pembelajaran Terbalik harus fleksible. Ini karena pengajar sering mengatur ulang materi pembelajaran, ruang kelas, dan sebagainya. Maka, menyediakan ruang belajar, sarana dan prasarana yang nyaman hingga materi yang cukup bagi siswa mahasiswa menjadi penting untuk meraih capaian pembelajaran.

Selain itu, dosen juga cukup fleksible terhadap harapannya (Expectation) kepada siswa apabila materi dirasa sulit, memberatkan, dan tidak masuk akal, lebih-lebih di tengah wabah Covid-19.

Ya… kira-kira lah bro n sis… jangan karena mengejar kurikulum terus mengabaikan kondisi sekitarnya…

2. Budaya Belajar (Learning Culture)

Model pembelajaran tradisional selalu berpusat pada guru. Guru adalah sumber utama informasi. Berbeda dengan model Pembelajaran Terbalik, pendekatan pemmbelajaran yang berpusat pada mahasiswa. Waktu di dalam kelas didedikasikan untuk mengeksplorasi topik secara lebih mendalam dan menciptakan peluang belajar yang kaya.

Hasilnya, berharap mahasiswa menjadi aktif terlibat dalam konstruksi pengetahuan saat mereka berpartisipasi dan mengevaluasi
pembelajaran mereka sendiri.

Baca juga:  Sekilas Cerita Mengikuti Call for Paper dan Seminastika 2018

Jadi, jika Anda mahasiswa yang enggak suka membaca, enggak suka menulis, enggak suka mengerjakan tugas, enggak suka ngoding, takut belajar membuat program, apalagi takut kuliah, tapi suka presensi dan rebahan doang… ya enggak memenuhi syarat Learning Culture ini lah bro…

3. Ada RPP, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (Intentional Content)

Dosen terus berpikir bagaimana bisa menerapkan model Pembelajaran Terbalik ini untuk membantu mahasiswa mengembangkan
pemahaman materi belajar. Dosen HARUS terbiasa pada prosedur Pembelajaran Terbalik ini.

Dosen menentukan materi apa yang perlu diajarkan dan materi apa yang harus mahasiswa gali sendiri. Oleh karena itu, RPP menjadi penting bagi dosen untuk memandu penerapan metode pembelajaran sesuai dengan Capaian Pembelajaran.

Jadi, untuk mempelajari materi kuliah yang akan dibahas minggu depan misalnya, Anda mahasiswa perlu membaca RPP ini yang sudah dibahas biasanya di pertemuan awal… RPP itu bukan tempelan bro…

4. Dosen Profesional (Professional Educator)

Peran Dosen Profesional sangat penting dan sering kali menjadi WAJIB dan harus dimiliki setiap dosen atau guru. Ini karena sangat dibutuhkan dalam penerapan Pembelajaran Terbalik dibanding kelas tradisional.

Selama waktu belajar di kelas, dosen harus terus mengamati mahasiswa mereka, memberi umpan balik yang relevan pada saat itu, dan menilai pekerjaan mahasiswa.

Dosen Profesional selalu reflektif dalam setiap kegiatan KBM-nya, setiap tindakan dosen memiliki nilai (sebagai bukti melaksanakan profesinya berdasarkan BKD, Beban Kerja Dosen), selalu meningkatkan model pengajaran, menerima kritik yang membangun, dan memiliki toleransi dalam menyelesaikan masalah yang dapat dikendalikan di kelas.

Jadi, dalam Pembelajaran Terbalik ini, so ya perlu Anda pahami bahwa Dosen Profesional mengambil peran yang TIDAK TERLIHAT MENONJOL di ruang kelas. Justru Anda mahasiswa yang harus respek dan proaktif… gimana bro… bisa gak? Bisa dooong…

Baca juga:  Gaji Naik, Apa yang Anda Pikirkan?

FLIPPED CLASSROOM

Flipped Classroom ditujukan pada teknis Pembelajaran Terbalik di kelas. Pertama, mahasiswa memang harus mempersiapkan diri lebih dulu belajar materi yang sudah diberikan dosen sebelum kuliah berikutnya dimulai. Kedua, saat masuk kuliah, mahasiswa aktif bertanya apabila ada materi yang tidak ia pahami. Dosen akan memberikan umpan balik agar mahasiswa dapat menyelesaikan materi secara mandiri.

Dan ketiga, mahasiswa akan mengevaluasi diri sendiri dengan menyelesaikan soal, tugas, dan ujian yang diberikan dosen di akhir pembelajaran. Kurang lebih ditunjukkan pada gambar di bawah ini.

Konsep Flipped Classroom. Sumber: www.usd.ac.id

Konsep Flipped Classroom. Sumber: www.usd.ac.id

Nah, dalam kuliah saya nanti, Insyaallah saya menggunakan metode Flipped Learning ini. So, ya… siap-siap saja ya…

Semoga sukses semua.


Baca juga:

Sabtu, 7 Maret 2020 : 15:15 Wita
Maaf, Ini Alasan Tidak Ikut Arisan
Maaf, Ini Alasan Tidak Ikut Arisan
Rabu, 28 Agustus 2019 : 08:26 Wita
Siapa yang Lebih Hina?
Siapa yang Lebih Hina?
Kamis, 24 Januari 2019 : 08:54 Wita
Katanya, Hijrah itu Tenang
Katanya, Hijrah itu Tenang
Sabtu, 12 Januari 2019 : 11:09 Wita
Dadakan, Membuat Aplikasi Ujian Pemrograman
Dadakan, Membuat Aplikasi Ujian Pemrograman
Minggu, 25 Februari 2018 : 23:52 Wita
Awareness
Awareness
Minggu, 23 Februari 2020 : 09:27 Wita
Ayo Isi Sensus Penduduk 2020 dan Dukung SDGs
Ayo Isi Sensus Penduduk 2020 dan Dukung SDGs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *