Resep Umur Panjang: Meski Pensiun Tapi Tetap Aktif, Tidak Suka Marah, dan Selalu Senyum | suburaID
Menu


Resep Umur Panjang: Meski Pensiun Tapi Tetap Aktif, Tidak Suka Marah, dan Selalu Senyum
Chitetsu Watanabe, 112, is presented a certificate by Guinness World Records' Kaoru Ishikawa at his nursing home in Niigata, Japan, his hometown. usatoday.com

Chitetsu Watanabe, 112, is presented a certificate by Guinness World Records’ Kaoru Ishikawa at his nursing home in Niigata, Japan, his hometown. usatoday.com

Pagi ini di media sosial beredar informasi bahwa seorang pria Jepang pemegang rekor dunia umur panjang, telah meninggal dunia baru saja, Minggu (23/2) kemarin.

Dia adalah Chitetsu Watanabe, 112 tahun, pemegang sertifikat resmi dari Guinness World of Records atas pencapaiannya, Rabu (12/02). Menariknya, disebutkan rahasia umur panjangnya adalah tidak marah dan selalu tersenyum. “Don’t get angry and keep a smile on your face,” tulis media.

Pria yang tinggal di panti jompo Niigata Jepang tempat kelahirannya ini telah dikonfirmasi Guinness bahwa ia adalah manusia tertua yang berusia 112 tahun, 344 hari pada hari Rabu (12/02). Ia lahir pada 5 Maret 1907, dan merupakan kakak tertua dari tujuh bersaudara.

Watanabe pernah bertugas di militer menjelang akhir Perang Pasifik pada tahun 1944. Ia kemudian kembali ke Niigata dan bekerja di kantor pertanian sampai dia pensiun. Namun pensiun tidak menghentikannya untuk aktif.

At Joetsu City Senior Exhibition (2005) with the mayor of Joetsu City and the chair of the Elderly Association. https://www.guinnessworldrecords.com/

At Joetsu City Senior Exhibition (2005) with the mayor of Joetsu City and the chair of the Elderly Association. https://www.guinnessworldrecords.com/

Di tahun 1974 pada usia 67, ia pindah dengan putra pertamanya, Tetsuo, dan membangun rumah keluarga dengan lahan pertanian seluas satu hektar. Ia menanam buah dan sayuran sampai usia 104.

Menantu perempuannya, Yoko Watanabe, istri Tetsuo, mengatakan kepada Guinness bahwa Watanabe juga memelihara bonsai, seni tradisional Jepang dalam memelihara pohon-pohon kecil yang dipahat, dan telah memelihara lebih dari 100 pohon, yang sering ia perlihatkan pada pameran lokal.

Ketika ditanya Guinness, terkait rahasia umur panjang, Yoko mengatakan, “Saya sudah hidup bersama dengannya selama lebih dari 50 tahun, dan saya belum pernah melihatnya mengangkat suaranya atau menjadi marah. Dia juga peduli. Ketika saya mengerjakan hobi tambal sulam saya, dialah yang paling memuji pekerjaan saya. Saya pernah tinggal dengan keluarga besar di bawah satu atap, bergaul dengan cucu-cucunya dan cicit-cucu membantu menjaga senyum di wajahnya juga.”

Baca juga:  Harus Berizin, Melakukan Penggalangan Dana di Jalan

Menurut Guinness, hingga sekitar satu dekade lalu, Watanabe suka bercocok tanam dan membentuk pohon bonsai kecil. Saat ini, ia menyukai makanan penutup seperti custard dan puff krim.

 YouTube Cream Puffs With Custard Cream Filling. Source: Youtube.

YouTube Cream Puffs With Custard Cream Filling. Source: Youtube.

Watanabe ternyata tidak sendiri. Ada banyak orang-orang tua yang berumur panjang dan yang masih hidup hingga tulisan ini ditulis, seperti Kane Tanaka, seorang wanita juga tinggal di Jepang dan merayakan ulang tahunnya yang ke 117 di bulan Januari lalu. Orang tertua lainnya yang pernah hidup panjang adalah Jeanne Louise Calment, yang berumur 122 dan meninggal pada tahun 1997.

 

Apa yang bisa dipetik dari cuplikan berita ini?

Semoga Allah paring manfaat dan barokah. Aamiin.


Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *